PETARASA.ID - Video tentang warung jadul yang disebut-sebut tutup selama 40 tahun mendadak viral di media sosial. Unggahan tersebut menarik perhatian warganet karena memperlihatkan deretan barang lawas yang masih tersimpan rapi dengan kemasan utuh, seolah membawa pengunjung kembali ke suasana Indonesia pada era 1970-an hingga 1980-an.
Video yang diunggah akun TikTok @kabsorwaktunusantara itu memperlihatkan sebuah warung jadul yang dipenuhi berbagai produk kebutuhan sehari-hari dari masa lampau. Mulai dari kosmetik, bedak, lipstik, sampo, sabun, hand body, parfum, hingga berbagai barang kelontong lainnya masih tersusun rapi di etalase.
Keunikan warung jadul tersebut langsung memicu rasa penasaran publik. Banyak warganet mengira tempat itu benar-benar berhenti beroperasi selama empat dekade sehingga seluruh barang dagangannya tetap tersimpan tanpa tersentuh.
Baca Juga: Kisah Sukses Osaka Desu, Lulusan SMP Bangun Bisnis F&B dengan Ratusan Cabang Franch
Viral karena Disebut Tutup Selama 40 Tahun
Dalam video yang beredar, tampak berbagai produk keluaran tahun 1975 hingga 1980 masih memiliki kemasan yang utuh. Kondisi barang yang terawat membuat banyak orang kagum sekaligus bernostalgia dengan merek-merek yang pernah populer pada zamannya.
Fenomena tersebut dengan cepat menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Tidak sedikit pengguna internet yang mengaku baru pertama kali melihat koleksi barang lawas dalam jumlah sebanyak itu di satu lokasi.
Keberadaan berbagai produk jadul itu juga memunculkan rasa penasaran mengenai sejarah bangunan serta alasan barang-barang tersebut masih tersimpan dengan baik hingga sekarang.
Ternyata Berlokasi di Padang, Sumatera Barat
Baca Juga: Kisah Sukses Osaka Desu, Lulusan SMP Bangun Bisnis F&B dengan Ratusan Cabang Franch
Setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi mengenai warung yang disebut tutup selama 40 tahun itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Lokasi bangunan tersebut berada di Padang, Sumatera Barat.
Melalui video terbaru, Rivaldo Ferdian memberikan klarifikasi mengenai asal-usul tempat tersebut. Ia menjelaskan bangunan itu bukanlah warung yang berhenti beroperasi selama puluhan tahun, melainkan rumah peninggalan kakek dan neneknya semasa masih hidup.
Rumah tersebut kemudian dipertahankan beserta berbagai barang yang masih tersimpan di dalamnya. Koleksi itulah yang akhirnya menarik perhatian publik karena hampir seluruh produknya masih terlihat dalam kondisi baik.
Artikel Terkait
Bakso BNI Cabang UB Malang Selalu Ramai, Pentol Rp5.000 dan Kuah 10 Liter Habis Setiap Hari
Bakso Sayur UB Malang Jadi Buruan di Kota Batu, Bakso Dominan Daging dengan Sayur Ambil Sepuasnya
Resep Soto Tangkar Betawi Gurih dan Anti Enek, Rahasia Kuah Lezat dengan Santan dan Susu Cair
Resep Soto Ayam Kuah Bening Ala Rumahan, Rahasia Kuah Gurih dan Sambal Kemiri Bikin Nagih
Resep Ayam Bakar Bumbu Merah yang Meresap Sampai Tulang, Begini Rahasia Bumbunya