Kisah Sukses Owner Posenik: Mantan Jurnalis Bangun Bisnis Cemilan hingga Punya 7 Cabang

Brilian Syifa Almasih, PetaRasa.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 17:20 WIB
ajanan Kampung Naik Kelas!  ​Inilah Deni Muhammad Arif, owner Posenik yang sukses menyulap jajanan tradisional jadi sekelas minimarket modern!   ​Mantan jurnalis ini berhasil membangun 7 cabang toko di Garut & Tasikmalaya yang kini berjalan autopilot berkat sistem digital. Baginya, kunci sukses bisn
ajanan Kampung Naik Kelas! ​Inilah Deni Muhammad Arif, owner Posenik yang sukses menyulap jajanan tradisional jadi sekelas minimarket modern! ​Mantan jurnalis ini berhasil membangun 7 cabang toko di Garut & Tasikmalaya yang kini berjalan autopilot berkat sistem digital. Baginya, kunci sukses bisn

PETARASA.ID - Memilih keluar dari zona nyaman demi mengejar impian masa kecil bukanlah perkara mudah. Kisah inspiratif ini datang dari Deni Muhammad Arif (42), owner Posenik, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan makanan ringan dan cemilan asal Garut, Jawa Barat. Pria yang menghabiskan 9 tahun kariernya sebagai jurnalis di salah satu televisi swasta ini, kini sukses mengembangkan bisnis kuliner hingga memiliki 7 cabang toko dan mempekerjakan puluhan karyawan.


​Langkah Deni untuk fokus membesarkan usaha dimulai saat pandemi COVID-19 menerpa. Kisah sukses owner Posenik ini tidak terjadi dalam semalam. Di awal merintis usaha, ia bahkan harus rela menyisihkan gaji dari pekerjaan utamanya sebagai jurnalis selama lebih dari satu tahun hanya untuk membayar gaji karyawan pertamanya karena pendapatan toko yang belum mencukupi. Namun, berbekal komitmen kuat dan analisis pasar yang matang, usahanya kini berbuah manis.


​Kisah sukses owner Posenik kian bersinar setelah dirinya berhasil merumuskan konsep core business yang tepat. Terinspirasi dari menjamurnya minimarket modern, Deni mengubah stigma jajanan kampung jadul menjadi lebih modern. Toko Posenik didesain dengan konsep modernisasi; mengutamakan pencahayaan yang terang, kenyamanan berbelanja, kerapian penataan barang (grouping), serta pelayanan yang ramah dengan harga bersahabat mulai dari Rp2.000 saja.

 

Baca Juga: Resep Soto Ayam Kuah Bening Ala Rumahan, Rahasia Kuah Gurih dan Sambal Kemiri Bikin Nagih


​Dalam perjalanannya, Deni sempat menghadapi tantangan berat berupa selisih data stok barang (stock opname) dengan data riil di sistem yang mencapai Rp300 juta. Belajar dari masalah tersebut, ia memutuskan untuk meng-upgrade sistem operasionalnya menggunakan perangkat lunak ERP Odoo. Keputusan ini menjadi titik balik krusial yang mempercepat akselerasi bisnis Posenik.


​"Melalui sistem Odoo, seluruh cabang dan stok barang kini terpantau secara digital dari kantor pusat. Sistem pengisian kembali (replacement) barang yang habis jadi lebih simpel dan akurat," ujar Deni.

​Penerapan sistem digital terintegrasi ini terbukti mendongkrak omset perusahaan secara signifikan. Laporan keuangan menjadi jauh lebih akurat dan dapat dipastikan keuntungannya, sehingga manajemen Posenik bisa lebih percaya diri untuk terus melakukan ekspansi tanpa perlu bergantung pada pinjaman modal dari pihak luar.

 

Baca Juga: Resep Soto Daging Sapi Kuah Bening, Rahasia Daging Empuk dan Kuah Segar tanpa Keruh


​Saat ini, Posenik telah mengoperasikan 7 cabang toko yang tersebar di wilayah Garut (6 cabang) dan Tasikmalaya (1 cabang), serta didukung oleh fasilitas gudang pusat. Kendati pernah mengalami kegagalan hingga menutup salah satu cabangnya di daerah Malangbong akibat salah perhitungan spesifikasi tempat, Deni menjadikannya sebagai evaluasi berharga.


​Kini, Posenik memiliki standar spesifikasi toko yang ketat. Menariknya, strategi lokasi Posenik tidak hanya mengincar kawasan yang sudah ramai, tetapi juga berfokus pada kemampuan untuk menciptakan keramaian baru di wilayah yang tadinya sepi melalui kehadiran gerai mereka. Target jangka panjang dalam 5 tahun ke depan adalah membawa Posenik masuk ke seluruh wilayah Jawa Barat dengan konsep sistem kemitraan yang autopilot.

 

Baca Juga: Resep Soto Seger Ayam Kampung Kuah Bening Ala Solo, Rempah Ringan dan Rasanya Bikin Nagih


​Bagi Deni, kunci utama menjadi pengusaha sukses terletak pada komitmen dan disiplin diri yang tinggi, terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Ia sangat menekankan pentingnya memisahkan uang bisnis dengan uang pribadi agar kas perusahaan (cash flow) tetap sehat dan tidak hancur karena sifat konsumtif pribadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Brilian Syifa Almasih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler