Selain disiplin bisnis, Posenik secara konsisten menjalankan kewajiban sosial dan keagamaan dengan mengeluarkan 2,5% untuk zakat perusahaan serta 5% untuk infak dan sedekah dari profit bersih setiap bulannya. Total dana sosial yang dikeluarkan bahkan mencapai sekitar Rp100 juta per tahun. Deni memegang prinsip bahwa bisnis bukan sekadar mencari makan, melainkan sarana untuk berbagi dan menunaikan rukun Islam.
source : youtube Naik Kelas
Artikel Terkait
Batagor Tamim Bandung Tak Pernah Sepi, Kuliner Legendaris Sejak 1993 yang Selalu Diburu Wisatawan
Matcha Latte Creamy ala Michelle Viral, Resep Minuman Rumahan yang Disebut Tak Kalah dari Kafe
Pasar Apung Kota Batu, Surga Kuliner Tanpa Tiket Masuk dengan Sensasi Makan di Atas Air
Festival Bogasari 2026 Kota Metro Diserbu Pengunjung, Puluhan Stan Kuliner Nusantara Jadi Primadona
Durian Fantasi Kota Batu, Wisata Edukasi dan Kuliner Durian dengan View Pegunungan yang Instagramable