Baca Juga: Matcha Latte Creamy ala Michelle Viral, Resep Minuman Rumahan yang Disebut Tak Kalah dari Kafe
Di kawasan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, terdapat pabrik yang memproduksi minuman lidah buaya dalam kemasan kaleng. Bahan baku berupa lidah buaya dipilih melalui proses sortir sebelum dicuci hingga bersih.
Kulit lidah buaya kemudian dikupas menggunakan mesin sehingga hanya menyisakan dagingnya. Daging tersebut dipotong kecil-kecil lalu direndam sebanyak tiga kali untuk menghilangkan lendir yang masih menempel.
Setelah lolos uji kualitas, potongan lidah buaya dicampurkan dengan air gula dan perasa melalui mesin pencampur berkapasitas sekitar 6.000 liter pada suhu sekitar 70 derajat Celsius.
Baca Juga: Seblak Teh Ririn Bogor Viral, Punya 80 Lebih Topping Unik dan Bakso Mozzarella Homemade
Kaleng yang akan digunakan terlebih dahulu dibersihkan menggunakan air bersuhu 90 derajat Celsius untuk membunuh kuman. Mesin pengisian mampu memproduksi hingga 216 ribu kaleng setiap hari.
Sebelum ditutup, kaleng diberi nitrogen cair untuk menghilangkan sisa oksigen sehingga bakteri tidak dapat berkembang. Produk kemudian menjalani proses sterilisasi pada suhu 121 derajat Celsius selama 20 menit sebelum dikemas dan dipasarkan.
Seluruh tahapan tersebut menunjukkan bahwa proses produksi makanan dan minuman kaleng mengutamakan kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas produk. Dengan teknologi sterilisasi modern, makanan kaleng dapat bertahan lama tanpa harus menggunakan bahan pengawet tambahan, sehingga tetap aman dan praktis dikonsumsi kapan saja.
source : youtube EDUTAINMENT TRANS7 OFFICIAL