kuliner

UMKM Mochi Ini Bangkit dari Lilitan Utang, Kini Raup Omzet hingga Rp15 Juta per Minggu

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:20 WIB
Berawal dari terlilit utang, UMKM mochi ini berhasil bangkit hingga meraih omzet mencapai Rp15 juta per minggu. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengubah usaha kecil menjadi bisnis yang sukses.

PETARASA.ID – Kisah sukses pelaku UMKM mochi ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengubah kondisi ekonomi keluarga. Berawal dari terlilit utang puluhan juta rupiah, sang pemilik usaha kini berhasil membangun bisnis kuliner yang mendatangkan omzet hingga Rp15 juta per minggu.

Perjalanan tersebut tidak diraih secara instan. Di awal merintis usaha, pemilik mengaku harus menghadapi tekanan ekonomi akibat utang koperasi yang membuat kehidupannya penuh kecemasan. Berkat dukungan keluarga, kerja keras, dan semangat untuk bangkit, seluruh utang akhirnya berhasil dilunasi hingga kini usahanya berkembang pesat.

Produk yang dipasarkan adalah mochi dengan berbagai varian rasa. Meski proses pembuatannya tergolong sederhana dan menggunakan bahan yang mudah didapat, pemilik usaha menilai kunci utama keberhasilan bukan terletak pada resep, melainkan pada konsistensi menjaga kualitas produk dan keberanian memulai usaha.

Baca Juga: Sumber Hidangan Bandung, Toko Roti Legendaris Sejak Era Kolonial yang Masih Bertahan hingga Kini

Pemilik usaha, Rini, menceritakan bahwa perjalanan bisnisnya dimulai dari skala kecil. Pada bulan pertama berjualan, masyarakat belum mengenal produknya sehingga penjualan masih sangat terbatas.

Ia memanfaatkan media sosial dan WhatsApp untuk memperkenalkan produknya kepada teman-teman. Bahkan, setiap ada pesanan, meski hanya dua porsi, ia bersama sang suami tetap mengantarkannya langsung kepada pelanggan tanpa membebankan biaya pengiriman.

Menurutnya, proses tersebut menjadi pengalaman berharga yang membangun kepercayaan konsumen. Dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga produk mochi miliknya mulai dikenal masyarakat dan memiliki pelanggan tetap.

Baca Juga: Batagor Tamim Bandung Tak Pernah Sepi, Kuliner Legendaris Sejak 1993 yang Selalu Diburu Wisatawan

Perkembangan usaha mulai terasa ketika beberapa kreator konten datang meliput bisnis yang dijalankannya. Publikasi di media sosial membuat produk mochi tersebut semakin dikenal luas dan mendatangkan pelanggan dari berbagai daerah.

Tak hanya pembeli dari sekitar lokasi usaha, pelanggan juga datang dari Bogor, Tangerang, Kebon Jeruk, hingga wilayah lain di Jabodetabek. Kondisi tersebut membuat omzet penjualan meningkat signifikan, terutama saat akhir pekan.

Rini mengungkapkan, pada masa awal berjualan dirinya sudah bersyukur ketika memperoleh omzet sekitar Rp500 ribu. Namun setelah usahanya viral, pendapatan terus meningkat hingga mampu mencapai sekitar Rp15 juta dalam satu minggu.

Baca Juga: Wisata Dusun Kuliner Kota Batu, Destinasi Bak Negeri Dongeng dengan Kuliner, Kebun Apel, dan Spot Foto Estetik

Melihat tingginya minat masyarakat, Rini kini membuka peluang kemitraan melalui sistem franchise. Paket kerja sama tersebut telah mencakup resep, pelatihan praktik, perlengkapan usaha, hingga bahan baku sehingga calon mitra dapat langsung memulai bisnis.

Menurutnya, konsep tersebut dihadirkan agar lebih banyak masyarakat memiliki kesempatan membangun usaha kuliner dengan pendampingan yang jelas.

Halaman:

Tags

Terkini