Selain disiplin bisnis, Posenik secara konsisten menjalankan kewajiban sosial dan keagamaan dengan mengeluarkan 2,5% untuk zakat perusahaan serta 5% untuk infak dan sedekah dari profit bersih setiap bulannya. Total dana sosial yang dikeluarkan bahkan mencapai sekitar Rp100 juta per tahun. Deni memegang prinsip bahwa bisnis bukan sekadar mencari makan, melainkan sarana untuk berbagi dan menunaikan rukun Islam.
source : youtube Naik Kelas