Baginya, sebuah merek harus dijaga dengan penuh tanggung jawab sehingga pelanggan tetap memperoleh pengalaman terbaik saat menikmati setiap hidangan.
Baca Juga: 5 Kuliner Bandung Paling Viral 2026, Bubur Ihsan hingga Mie Yamin Abut yang Selalu Antre Panjang
Salah satu prinsip yang terus dipegang pasangan ini adalah "Always Find a Way". Mereka percaya setiap tantangan pasti memiliki jalan keluar selama terus belajar dan tidak mudah menyerah.
Henri bahkan mengaku lebih senang menganggap dirinya sebagai "orang bodoh" karena dengan begitu dirinya akan terus terdorong untuk belajar, mencari ilmu baru, dan memperbaiki diri.
Selain mengembangkan restoran, BTA Corner juga menghadirkan layanan katering harian untuk berbagai kantor di Tulungagung dengan menu rumahan yang berganti setiap hari.
Di sisi pemasaran, mereka mulai menggandeng pihak ketiga untuk mengelola media sosial, memanfaatkan influencer, hingga rutin mengikuti pameran kuliner agar terus memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan industri makanan.
Baca Juga: Proses Pembuatan Makanan Kaleng Terungkap, Begini Rahasia Sarden, Nanas hingga Minuman Lidah Buaya Awet Bertahun-tahun
Nilai kerja keras menjadi bekal utama yang diwariskan orang tua kepada Henri maupun Jeni. Sejak kecil, keduanya terbiasa membantu usaha keluarga sehingga memiliki mental pekerja keras dan tidak takut menghadapi tantangan.
Henri juga menekankan pentingnya hidup sederhana, tidak mengejar gengsi, serta terus menghormati siapa pun tanpa memandang latar belakang.
Dalam mendidik anak maupun karyawan, ia mengaku terinspirasi oleh filosofi Ki Hajar Dewantara, yaitu memberi teladan di depan, mendampingi saat proses belajar, dan memberikan dorongan ketika menghadapi kesulitan.
Baca Juga: Resep Soto Tangkar Betawi ala Galeri Rasa, Menu Lebaran Pengganti Opor yang Bikin Nagih
Saat ini BTA Corner memiliki sekitar 25 karyawan yang terbagi dalam operasional restoran, produksi, hingga administrasi. Ke depan, Jeni ingin mulai mendelegasikan sebagian pekerjaannya agar bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.
Meski memiliki impian membuka cabang, keduanya memilih menjalani bisnis secara bertahap mengikuti peluang yang ada tanpa memaksakan ekspansi.
Bagi mereka, keberhasilan bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga bagaimana usaha tersebut mampu menjadi berkat bagi banyak orang.
Di akhir perbincangan, Henri berpesan agar siapa pun yang ingin memulai usaha tidak takut menghadapi proses. Menurutnya, konsistensi, kemauan belajar, kerja keras, serta selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah menjadi kunci utama membangun bisnis yang bertahan lama.
Source:youtube/@PecahTelur
Artikel Terkait
10 Kuliner Jakarta Selatan Viral 2026, dari Sate Purnawarman hingga Tori Mabukashi Wajib Dicoba
Kuliner Bandung Viral 2026! Seharian Berburu Cimol Braga hingga Seblak Raksasa, Mana yang Paling Enak?
5 Kuliner Bandung Paling Viral 2026, Bubur Ihsan hingga Mie Yamin Abut yang Selalu Antre Panjang
Kuliner Bandung Makin Lengkap, Ayam Goreng Wangi Seruni hingga Jun Matcha Club Wajib Masuk Wishlist
Kuliner Bandung Viral yang Wajib Dicoba, dari Bolu Pisang hingga Kopi Makmur Jaya Favorit Food Vlogger