Kisah Sukses BTA Corner Tulungagung, Owner Ungkap Rahasia Membangun Bisnis Kuliner dari Nol

Brilian Syifa Almasih, PetaRasa.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 16:40 WIB
BTA Corner Tulungagung didirikan oleh Henri Gunawan dan Jeni Tandiono sejak 2021 dengan menyajikan menu ayam dan bebek goreng berdasarkan resep keluarga. Mengusung filosofi "Always Find a Way", bisnis ini sukses berkembang dari nol secara bertahap hingga kini memiliki layanan katering dan 25 karyawa
BTA Corner Tulungagung didirikan oleh Henri Gunawan dan Jeni Tandiono sejak 2021 dengan menyajikan menu ayam dan bebek goreng berdasarkan resep keluarga. Mengusung filosofi "Always Find a Way", bisnis ini sukses berkembang dari nol secara bertahap hingga kini memiliki layanan katering dan 25 karyawa

Baginya, sebuah merek harus dijaga dengan penuh tanggung jawab sehingga pelanggan tetap memperoleh pengalaman terbaik saat menikmati setiap hidangan.

Baca Juga: 5 Kuliner Bandung Paling Viral 2026, Bubur Ihsan hingga Mie Yamin Abut yang Selalu Antre Panjang

Salah satu prinsip yang terus dipegang pasangan ini adalah "Always Find a Way". Mereka percaya setiap tantangan pasti memiliki jalan keluar selama terus belajar dan tidak mudah menyerah.

Henri bahkan mengaku lebih senang menganggap dirinya sebagai "orang bodoh" karena dengan begitu dirinya akan terus terdorong untuk belajar, mencari ilmu baru, dan memperbaiki diri.
Selain mengembangkan restoran, BTA Corner juga menghadirkan layanan katering harian untuk berbagai kantor di Tulungagung dengan menu rumahan yang berganti setiap hari.

Di sisi pemasaran, mereka mulai menggandeng pihak ketiga untuk mengelola media sosial, memanfaatkan influencer, hingga rutin mengikuti pameran kuliner agar terus memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan industri makanan.

Baca Juga: Proses Pembuatan Makanan Kaleng Terungkap, Begini Rahasia Sarden, Nanas hingga Minuman Lidah Buaya Awet Bertahun-tahun

Nilai kerja keras menjadi bekal utama yang diwariskan orang tua kepada Henri maupun Jeni. Sejak kecil, keduanya terbiasa membantu usaha keluarga sehingga memiliki mental pekerja keras dan tidak takut menghadapi tantangan.

Henri juga menekankan pentingnya hidup sederhana, tidak mengejar gengsi, serta terus menghormati siapa pun tanpa memandang latar belakang.

Dalam mendidik anak maupun karyawan, ia mengaku terinspirasi oleh filosofi Ki Hajar Dewantara, yaitu memberi teladan di depan, mendampingi saat proses belajar, dan memberikan dorongan ketika menghadapi kesulitan.

Baca Juga: Resep Soto Tangkar Betawi ala Galeri Rasa, Menu Lebaran Pengganti Opor yang Bikin Nagih

Saat ini BTA Corner memiliki sekitar 25 karyawan yang terbagi dalam operasional restoran, produksi, hingga administrasi. Ke depan, Jeni ingin mulai mendelegasikan sebagian pekerjaannya agar bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.

Meski memiliki impian membuka cabang, keduanya memilih menjalani bisnis secara bertahap mengikuti peluang yang ada tanpa memaksakan ekspansi.
Bagi mereka, keberhasilan bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga bagaimana usaha tersebut mampu menjadi berkat bagi banyak orang.

Di akhir perbincangan, Henri berpesan agar siapa pun yang ingin memulai usaha tidak takut menghadapi proses. Menurutnya, konsistensi, kemauan belajar, kerja keras, serta selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah menjadi kunci utama membangun bisnis yang bertahan lama.

 

Source:youtube/@PecahTelur

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Brilian Syifa Almasih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler