PETARASA.ID – Kuliner Bandung selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang berburu cita rasa khas Jawa Barat. Kota yang dijuluki Paris Van Java ini bukan hanya terkenal karena udara sejuk dan destinasi wisatanya, tetapi juga memiliki deretan kuliner kaki lima legendaris yang selalu dipadati pembeli sejak pagi hingga malam.
Tak sedikit wisatawan rela mengantre hingga satu jam hanya untuk menikmati semangkuk bubur ayam, lontong, hingga mie yamin yang sudah menjadi ikon Kota Bandung. Keunikan rasa, harga yang ramah di kantong, serta resep turun-temurun membuat kuliner-kuliner ini tetap eksis di tengah gempuran tren makanan modern.
Bagi Anda yang berencana berburu kuliner Bandung, ada lima tempat makan yang wajib masuk daftar kunjungan. Kelimanya dikenal memiliki cita rasa khas, antrean panjang, dan menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.
Baca Juga: Pasar Apung Kota Batu, Surga Kuliner Tanpa Tiket Masuk dengan Sensasi Makan di Atas Air
Berlokasi di Jalan Banceuy, dekat kawasan Braga, Bubur Ayam Ihsan menjadi salah satu destinasi sarapan paling populer di Bandung. Bahkan, sebelum pukul 09.00 WIB, ratusan porsi bubur biasanya sudah habis terjual.
Berbeda dengan bubur ayam dari daerah lain, Bubur Ihsan tidak menggunakan kuah kuning. Rasa gurih diperoleh dari perpaduan kaldu bening, kecap asin, dan merica yang dimasak bersama beras hingga menghasilkan tekstur bubur yang kental dan creamy.
Keistimewaan lainnya terletak pada dua jenis cakwe yang disajikan, yakni cakwe basah dan cakwe goreng kering. Kombinasi tersebut memberikan sensasi renyah lebih lama meski dicampur dengan bubur panas.
Baca Juga: Seblak Teh Ririn Bogor Viral, Punya 80 Lebih Topping Unik dan Bakso Mozzarella Homemade
Masih menjadi favorit untuk menu sarapan, Lontong Cibadak menawarkan cita rasa khas Sunda melalui kuah sambal oncom yang menjadi ciri utamanya.
Kuah berwarna merah tersebut memiliki rasa gurih, sedikit manis, serta pedas yang cukup menggigit. Oncom hasil fermentasi ampas tahu menghadirkan aroma khas yang sulit ditemukan di daerah lain.
Menariknya, lontong yang digunakan bukan lontong polos, melainkan lontong isi dengan pilihan oncom, ayam, maupun kacang merah. Sajian ini semakin nikmat saat disantap bersama pastel renyah yang menjadi pelengkap andalan.
Baca Juga: Matcha Latte Creamy ala Michelle Viral, Resep Minuman Rumahan yang Disebut Tak Kalah dari Kafe
Di kawasan Jalan Nanas Cihapit, Kuo Tie Ayam Mas Iman menjadi contoh sukses adaptasi kuliner Tionghoa menjadi menu halal tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya.
Isian kuo tie menggunakan ayam cincang yang dipadukan dengan bihun, tahu, dan kucai sehingga menghasilkan tekstur yang lembut sekaligus juicy.
Artikel Terkait
Sumber Hidangan Bandung, Toko Roti Legendaris Sejak Era Kolonial yang Masih Bertahan hingga Kini
Wisata Dusun Kuliner Batu Jadi Destinasi Favorit, Sajikan Kuliner, Alam, hingga Edukasi dalam Satu Tempat
Matcha Latte Creamy ala Michelle Viral, Resep Minuman Rumahan yang Disebut Tak Kalah dari Kafe
Seblak Teh Ririn Bogor Viral, Punya 80 Lebih Topping Unik dan Bakso Mozzarella Homemade
Festival Bogasari 2026 Kota Metro Diserbu Pengunjung, Puluhan Stan Kuliner Nusantara Jadi Primadona