Ketika suhu adonan mulai hangat, adonan dapat diuleni menggunakan tangan hingga kalis dan tidak lengket. Hasil akhirnya adalah adonan yang elastis sehingga mudah digilas tanpa mudah sobek.
Proses Membentuk Cireng Isi. Adonan yang sudah kalis kemudian diletakkan di atas alas yang telah ditaburi tepung tapioka agar tidak lengket.
Selanjutnya adonan digilas menggunakan rolling pin dengan ketebalan sedang, tidak terlalu tipis maupun terlalu tebal. Setelah itu, cetak menggunakan cetakan pastel atau cetakan khusus cireng berukuran sedang.
Baca Juga: Resep Soto Ayam Kuah Bening Ala Rumahan, Rahasia Kuah Gurih dan Sambal Kemiri Bikin Nagih
Masukkan sekitar setengah sendok makan isian ayam suwir pedas ke bagian tengah adonan. Pinggiran adonan diolesi sedikit air agar lebih mudah merekat saat ditutup.
Setelah dicetak rapi, sisa pinggiran adonan dipisahkan sehingga menghasilkan bentuk cireng yang lebih cantik dan seragam.
Sebelum digoreng, cireng dilumuri kembali menggunakan tepung tapioka atau tepung beras agar permukaan luarnya semakin renyah ketika matang.
Bisa Dijadikan Frozen Food. Menariknya, resep ini menghasilkan isian ayam yang masih bersisa sehingga dapat digunakan kembali untuk membuat adonan cireng berikutnya.
Cireng yang telah dibentuk juga bisa langsung disimpan di dalam freezer sebagai stok frozen food. Saat ingin disajikan, cireng cukup digoreng hingga berwarna kuning keemasan.
Baca Juga: Kuliner Bandung Makin Lengkap, Ayam Goreng Wangi Seruni hingga Jun Matcha Club Wajib Masuk Wishlist
Hasil akhirnya menghadirkan tekstur kulit yang renyah di luar namun tetap lembut di bagian dalam. Isian ayam suwir balado yang pedas gurih memberikan sensasi rasa yang semakin nikmat di setiap gigitan.
Bagi yang kurang menyukai makanan pedas, jumlah cabai dapat disesuaikan sesuai selera tanpa mengurangi kelezatan cireng isi ayam suwir ini. Dengan resep sederhana tersebut, siapa pun dapat menghadirkan camilan rumahan yang lezat sekaligus berpotensi menjadi peluang usaha.
source : youtube @QyuKitchen