Campuran ini nantinya digunakan sebagai bumbu oles saat ayam dipanggang di atas teflon. Penambahan margarin memberikan efek mengilap sekaligus membantu menghasilkan warna kecokelatan yang lebih menarik.
Teflon dipanaskan terlebih dahulu dengan sedikit margarin agar ayam tidak lengket saat dipanggang.
Baca Juga: Bakso Sayur UB Malang Jadi Buruan di Kota Batu, Bakso Dominan Daging dengan Sayur Ambil Sepuasnya
Potongan ayam kemudian dipanggang menggunakan api sedang cenderung kecil. Teknik ini penting agar bagian luar ayam tidak cepat gosong sementara bagian dalam tetap hangat dan bumbu semakin meresap.
Selama proses memanggang, ayam beberapa kali dibalik. Setiap sisi kembali diolesi campuran bumbu dan margarin sehingga lapisan bumbu semakin menempel pada permukaan ayam.
Proses ini dilakukan hingga warna ayam berubah menjadi kecokelatan dengan sedikit efek karamel dari kecap manis. Tampilan tersebut menjadi salah satu ciri khas ayam panggang yang menggugah selera.
Baca Juga: Bakso BNI Cabang UB Malang Selalu Ramai, Pentol Rp5.000 dan Kuah 10 Liter Habis Setiap Hari
Setelah tingkat kematangan sesuai keinginan, ayam panggang teflon siap disajikan di atas piring. Hasil akhirnya memiliki tekstur daging yang empuk dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas.
Menu ini cocok menjadi lauk makan siang maupun makan malam bersama keluarga. Selain mudah dibuat, bahan-bahannya juga sederhana dan mudah ditemukan di pasar maupun supermarket.
Dengan teknik merebus terlebih dahulu sebelum dipanggang, ayam menjadi lebih cepat matang dan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam daging. Tak heran jika resep ayam panggang teflon ini menjadi salah satu menu rumahan yang banyak diminati karena praktis, hemat, tetapi tetap menghadirkan cita rasa yang istimewa.
source : youtube Happy Nomnom